Jika anda ingin menjadi penulis, silahkan klik ini. Load...

Doa Menyembuhkan Maksiat

2 min read


Saya pernah membeli sebuah rumah di sudut gang. Karena saat survei dan membeli di siang hari jadi tidak tahu tempat tersebut digunakan apa saja di malam harinya.

Setelah isya HP saya berdering beberapa kali. Saya angkat ternyata istri menelpon: "Ayah cepat pulang. Di depan rumah banyak orang m*buk. Saya takut". Saya pun bergegas pulang.

Ternyata betul, ada beberapa orang yang duduk melingkar dan ada minuman tepat di depan mereka. Kalau saya memaksa cara nahi mungkar dengan ilmunya Jet Li sudah pasti mereka pada lari. Tapi saya sadar diri. Saya sendirian dan mereka banyak. Mereka mungkin ada yang ahli mencak tapi saya cuma bisa mencak-mencak. Saya belum mampu ingkar dengan tangan, juga dengan tutur kata karena saya orang baru dan belum mendapat tempat di hati mereka. Ingkar bil qalbi jadi opsi terakhir. Saya pakai cara lain. 

Karena kebetulan sepulang ngaji ada kelebihan roti dari masjid dan dibungkus untuk saya, seketika saya berikan kepada salah satu mereka. "Suwun, suwun" kata mereka. Ada yang bilang lagi: "Besok lagi ya", kata lainnya, maksudnya besok saya disuruh memberi roti lagi.

Beberapa hari tetap saya berikan jajan. Kalau tidak diberi takmir masjid kadang saya beli sendiri, kadang martabak, kadang terang bulan. Terpenting dari rezeki halal. Saat memberikan kepada mereka itulah saya berdoa: "Ya Allah, semoga melalui rezeki yang halal ini kau masukkan hidayah kepada mereka". Beberapa pekan terlewati hingga beberapa bulan, mereka sudah tidak lagi terlihat menenggak minuman keras di depan rumah. Saya tidak tahu apakah mereka mendapat hidayah atau pindah tempat lain, yang terpenting kemungkaran di tempat terdekat saya sudah tidak ada.

Cara dan doa tersebut saya dapatkan dari guru saya, Ust Kang Kang Lukman . Beliau beralasan: "Boleh jadi hidayah belum datang karena terhalang rezeki yang tidak halal".

Di gambar video ini Habib Jindan mengisahkan ada orang yang bermaksiat. Ada yang meminta kepada seorang ulama agar didoakan celaka. Tetapi justru didoakan:

اللهم كما فَرَّحْتَهم في الدنيا ففَرِّحْهم في الآخرة

"Ya Allah, sebagaimana Engkau bahagiakan mereka di dunia maka bahagiakan mereka di akhirat". Boleh jadi Allah memberi hidayah di akhir hayatnya hingga Husnul Khatimah, happy ending.

Hal-hal tidak baik sudah pasti selalu ada. Tetapi cara menyelesaikan dan agar menyudahi agar kemungkaran tidak muncul lagi memerlukan banyak strategi, kesabaran dan dengan cara yang bijak. Sebagaimana banyak ditemukan di kitab-kitab Fikih: 

لا يجوز انكار المنكر بما أنكر منه 

Tidak boleh menghilangkan kemungkaran dengan cara yang lebih mungkar (Majmu' Fatawa, 14/472)

Oleh: KH. Ma'ruf Khozin

Anda mungkin menyukai postingan ini

  • Berikut ini kumpulan wallpaper handphone foto KH. Muntaha Al-Hafidz Kalibeber Wonosobo. Beliau KH. Muntaha Alhafidz adalah perintis Al-Qur'an terbesar didunia pertama kali. KH. Mun…
  • Oleh: KH. Ma'ruf KhozinKenapa Khutbah Salat Id Di Lapangan Hanya Satu Kali?Sejak diminta menjadi khatib hari raya pada 2004 hingga sekarang, saya lebih sering khutbah di Masjid. Ba…
  • Dari NU Online Bulan Dzulhijjah 1444 H sudah memasuki hari ketujuh pada Senin (26/6/2023). Artinya, Selasa (27/6/2023) esok, umat Islam Indonesia sudah memasuki hari kede…
  • Keutamaan Membaca Do'a Setelah Wudhuعَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْه…
  • BERKAH (TAWASUL) SAHABAT NABI SAYYIDINA URWAH ALBARIQI (سيدناعروة البارقي)✅ Mbah Yai Thoifur berkata :Itu ada jualan apa saja laris, sampai-sampai umpamanya jualan debu saja bisa l…
  • Disarikan dari mutiara kalam Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen حفظه اللهBismillahirrahmanirrahim, AlhamduliLlahi Rabbil ‘alamin, kaum Muslimin di Indonesia telah diberikan kenik…