Menepi, dan Lawan!

Ujung jalan perjuangan adalah proses belajar dari tidak tau menjadi mengerti, dan tiap-tiap pengertian yang diperoleh itu bekal dalam berjuang. Sedangkan setiap telah melawati tikungan adalah nikmat bagi orang-orang yang bersyukur atas campur tangan Alloh yang tidak pernah tidur lagi maha bijaksana. 

Perjalanan manusia sering dipengaruhi oleh prasangka-prasangkanya; apa yang ia sangka itulah yang ia dapat. Bagaimanapun cara mendapatkan ridho itu harus dengan ridho, sungguh tak mudah bagi orang yang kecil hati. Karena apapun yang disimpulkan akan betolak kembali pada dirinya, kecuali Dia yang maha berkehendak. 

Didalam dirimu ada lubang hitam yang telaknya tersembuyi didalam pusat jantung, ia menepi dari fisik, kalau keadaannya sunyi sering kali terasa luas. Begitulah 'sifat' cahaya yang ada pada ruangan gelap, ia terang diruangan tersebut. 

Sehari-hari yang hampir tiap orang rasakan adalah keramaian yang akhirnya membuat diri terasa gaduh, gelisah, dan bahkan lupa terhadap dirinya sendiri. Asal puas itu yang ia cari. Ya, musuhnya adalah dirinya sendiri. Kemanapun perginya; lawan atau mati.


Related Post

Latest
Previous

0 Komentar: