Berat Sebelah

Kunci rumah tidak lagi jadi incaran maling, karena prinsipnya berubah; maling sudah makin bernai dan terdidik terang-terangan mengincar targetnya. Disisi lain pencuri sudah menguasai strategi rumah, dibagian mana yang baiknya ia kuasai dan sukses mendapatkan bonus-bonus selain dari sasarannya.

Didalam rumah selain harta benda, yang lebih utama dijaga oleh pemiliknya adalah harta termahalnya; yaitu nyawa dan martabat keluarganya. Kapan keluarga bisa lebih aman dari ancaman perampas hartanya; saat itulah kepala rumah tangga dan kepala keluarga yang menanggung-jawabi semua hubungan dan kebijakan-kebijakannya dlm memanage anak istri dan kerabat-kerabatnya.

Tiap keluarga pasti ada nilai sakinahnya, adapun mawadah dan rohmahnya ada pada proses perjalanannya. Di Indonesia khususnya masyarakat Jawa sangat menghindari bahkan melaknat perceraian; gagal menjadi pemimpin dalam keluarga adalah puncak martabat sosial. Wakule nggelimpang, karena keseimbangan didalam memanage hubungan-hubungan tidak balance, berat sebelah antara hubungan kelurga dengan hubungan kerja dan masyarakat. Sisi lainnya adalah tak beradab menjadi kepala keluarga, dan gagal paham tentang peran fungsi kepala rumah tangga (istri).

Maka apapun yang menjadi proses ekosistem didalam rumah itu tidak digegabahi oleh kepala keluarga saja. Harus paham peran dan fungsi, hak dan kewajiban tangan kiri kanan, kedua kaki, perut, dan utamanya kejiwaan atau psikologi dalam hubungan-hubungannya.


Related Post

Next
Previous

0 Komentar: