Life is Politic


       Ketika rencana adalah sebuah kepentingan, dan kepentingan adalah politik.
Ketika peristiwa adalah sebuah akibat, dan kenyataan adalah kebenaran.
Dan ketika kata-kata tak dapat mewakili peristiwa.
Sepenuhnya kalimat itu mampu membunuh keadaan yang kadang tak pasti kebenarannya, karena sungguh kebenaran yang haq dalam Islam adalah milikNya. Sehingga terkadang sifat dramatisir dalam hidup ini bermakna komersial,
dan dapat dikatakan sebagai bentuk kreatifitas yang dimiliki setiap insan. Artinya manusia telah diberi kemampuan /kelebihan untuk melangsungkaan hidupnya didunia matrial ini.
Dari kerumunan informasi, manusia sering terseret peristiwa yang kadang sulit difahami karena kemungkinan salah dalam pemahamannya terhadap realita atau yang terkadang rumit untuk kita sadari sebab banyak kalanganyang berusaha untuk mempengaruhi kita, yang kemudian membuat manusia/publik depres.
Sehingga muncul pertanyaan; "media informasi yang mempengaruhi publik/manusia atau manusia yang mempengaruhi media informasi?"

Bersambung...........

Related Post

Next
Previous

0 Komentar: